Precious

6weeksAllah Maha Kuasa, Allah Maha Pemberi, Allah Sang Maha Penentu.
Beberapa bulan yang lalu aku baru merasakan betapa indahnya, betapa bahagianya bahwa ada bagian hidup aku yang sedang bertumbuh didalam rahim ini. Allah pada akhirnya memberikan aku kepercayaan untuk merawat si calon anak ini didalam rahim aku. dan aku berucap syukur Alhamdulillah….

Selama 2 tahun, semenjak anakku yang pertama berusia 5 tahun, kami menginginkan kehadiran tangis dan gelak tawa bayi. Pada akhirnya Sang Maha memberikan kami hadiah itu, sangat berharga, sangat manis. Kehamilan yang berbeda yang aku rasakan dari anakku yang pertama. Si dede ini lebih manja, lebih rewel, dan buat aku mual mual luar biasa, berbeda dengan si kaka. Tapi rasa mual itu amat aku syukuri, dengan rasa ini berarti aku tahu bahwa dia ada. Setiap hari sesudah shalat aku bacakan ayat suci khusus untukmu nak, Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas dan Ayat kursi masing-masing 3x. Semua supaya kelak ketika kamu lahir kamu menjadi anak Sholeh ataupun Sholehah.

Semakin lama kau tumbuh semakin besar, semakin bunda bisa merasakan gerakan lembut yang ada di perut bunda. Dan kamu suka bobo disebelah kiri perut bunda sayang, kamu suka disana sayang. Sampai kadang bunda harus menahan untuk tidak bobo menghadap kanan karena kamu tidak suka, karena kamu lebih suka bunda bobo hadap kiri. Walau terasa pegal punggung bunda, but yes i did it for you baby.

But then everything started to change. di usia 3 bulan satu minggu bunda mengalami Flek. Bunda dan ayah coba menghubungi dokter, but at that time the doctor wasn’t on his duty. Okey, kata ayah tunggu besok aja. ternyata sabtu malam saat itu 29 Maret 2014, bunda mengalami pendarahan. Bunda panik, bunda takut…..bunda hanya bisa menangis sayang. Untung ayah ada, ayah yang menenangkan bunda, ayah peluk bunda sampai bunda bisa bobo lagi. Sampai dengan hari menjelang pagi, bunda minta ayah untuk segera bergegas kita ke dokter untuk memeriksakan keadaan kamu.

Bunda pergi ke RS pagi itu, dan bertemu dengan dokter. Dokter cek keadaan kamu, and you were fine, jantung kamu bagus. dan Dokter bilang ga ada yang perlu dikhawatirkan. But then after that bunda masih ragu. Kenapa dokter ga suruh bunda bedrest or apa lah nasihat2 tertentu. She didn’t say it. Selanjutnya bunda ikut eyang ke Bogor untuk periksakan kamu ke dokter yang menangani kaka kamu. Bunda di rumah eyang sakit nak. Kepala bunda pening, sakit bukan main. Sampai dengan hari Selasa sore, 1 April 2014 bunda periksakan kamu ke dokter.

Dan moment itu, moment yang luar biasa untuk bunda nak. Kamu di USG dan hasilnya kamu begitu aktif didalam sana. Kamu melambaikan tangan kamu, menggerakan kepala kamu. wowwww amazing. that was amazing. and i will never forget it.

Keesokan harinya, semua berubah. Pagi hari perut bunda udah ga sakit lagi, cuma kepala bunda memang masih pening. Bunda merasa sedikit lebih baik. Bunda sarapan, bisa ngobrol sama ayah. sampai dengan kaka pergi ikut eyang untuk jemput aunty sekolah. Then….time change, you changed. Tiba-tiba perut bunda kontraksi, dari ringan sampai berat, ya Allah…..bunda hanya bisa istigfar, Allahu akbar….Allahu akbar….sakitnya luar biasa. Ada apa ini….
Bundapun pendarahan lagi, sampai dengan bunda berjalan menuju kamar mandi dan…..
Tiba-tiba a things came out. Kamu sayang kamu….kamu nak…..
Kami keluar dari rahim bunda sayang……
Bunda cuma bisa panggil ayah, bunda minta pertolongan ayah, bunda minta ayah bantu….untuk lihat.

Dan yes, it was you, he saw you. Kamu masih kecil, kaki kaki dan tangan mungil itu ayah yang lihat. Ayah bantu bunda ayah gendong bunda sampai keluar kamar mandi. Dan ayah panggil ambulan, karena bunda perlu pertolongan. dan kamu nak kamu sekarang sudah disana, bersama Allah.
Ayah kasih kamu nama “Ismail” nama yang mulia, karena kami berharap kamu menjadi anak yang sholeh, dan dimuliakan oleh Allah SWT.

flowerLambaian tanganmu itu nak, kami anggap it’s the way you said good bye to us….
2 April 2014, 12:45 WIB you are gone, leaving us baby

Kesedihan ini masih kami rasakan sampai hari ini. Bahkan menulis ini pun aku menangis. Karena masih berat rasanya.
Namun semua harus kembali kepadaNya. Semua ini titipanNya. Kami manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, semua Allah yang tentukan. Bunda, ayah dan kaka hanya bisa doakan kamu disini nak. Kami ikhlas karena kami tahu bahwa Allah pasti punya rencana terbaik dibalik semua peristiwa itu. We Knew it.

Kami hanya perlu berdoa, ikhlas, dan berusaha untuk melangkah maju….
Tetap bersyukur dengan semua nikmat dan rahmat yang telah diberikannya. Bunda masih punya kaka yang sayang sama bunda dan ayah. Dan kaka akan selalu bunda sayangi.

I love u all (Luna Rahma Danisha & Ismail)

Semoga Allah senantiasa memuliakan kalian….
Aamiin……

One Response

  1. […] https://mauinfo.wordpress.com/2014/04/06/precious/ Kaka sedih, kaka nangis waktu itu liat bunda di gotong dimasukin ke dalam ambulancešŸ™‚ Kaka sedih karena bunda sakit dan dede nya udah keluar duluanšŸ˜¦ Kaka ikut dalam ambulance sama ayah, eyang dan auty. Kita sama-sama ke RS. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: